Tangerang, aksaraharian.com – Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menghadiri Haflah Akhirussanah dan Wisuda Tahfidz Pondok Modern Daarul Hikmah Sukadiri, Minggu (21/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, ia mengapresiasi para santri yang telah menyelesaikan proses pendidikan dan menghafal Al-Qur’an.
Menurut Intan, haflah akhirussanah dan wisuda tahfidz bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang para santri dalam menuntut ilmu agama dan menghafal ayat-ayat suci Al-Qur’an.
“Ini merupakan ungkapan syukur atas perjalanan dan perjuangan para santri dalam menuntut ilmu. Di balik setiap ayat yang berhasil dihafalkan terdapat ketekunan, kesabaran, doa orang tua serta dedikasi para guru yang membimbing dengan penuh keikhlasan,” ujar Intan.
Ia menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan para santri, melainkan awal untuk melangkah ke jenjang kehidupan berikutnya. Para lulusan diharapkan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup sekaligus benteng moral dalam menghadapi tantangan zaman.
“Hari ini merupakan awal dari perjalanan baru bagi adik-adik semua. Jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, sumber inspirasi, dan benteng moral dalam menghadapi berbagai tantangan zaman,” katanya.
Intan juga berpesan agar para santri tidak melupakan jasa dan pengorbanan orang tua serta para guru yang telah mendukung proses pendidikan mereka hingga berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an.
“Jangan sekali-kali melupakan air mata dan doa orang tua yang telah dicurahkan di setiap langkah kalian. Jangan pernah lupakan kesabaran para guru yang dengan ikhlas membimbing, mengingatkan, dan mendoakan kalian hingga berada di titik sekarang ini,” pesannya.
Pada kesempatan tersebut, Intan turut mendorong para santri untuk terus melanjutkan pendidikan dan memanfaatkan berbagai program beasiswa yang disediakan Pemerintah Kabupaten Tangerang, termasuk Program Tangerang Gemilang.
“Mudah-mudahan nanti santri-santri di sini bisa ikut program Beasiswa Tangerang Gemilang. Bisa ada perwakilan yang dikirim ke Kairo, Mesir, untuk belajar dan memperluas ilmu pengetahuan sehingga mampu mencetak SDM yang unggul dan berdaya saing,” ungkapnya.
Sementara itu, Pimpinan Pondok Modern Daarul Hikmah, Zaky Yudisthira, menyampaikan bahwa pondok pesantren yang dipimpinnya telah memasuki usia ke-29 tahun dan setiap tahun meluluskan lebih dari 150 santri.
“Tahun ini kami meluluskan 183 santri, terdiri dari 100 santri putri dan 83 santri putra. Anak-anak yang diwisuda hari ini merupakan santri pilihan dengan capaian hafalan tertinggi, bahkan ada yang telah menghafal hingga 16 juz,” jelas Zaky.
Ia berharap para santri yang telah diwisuda tetap istiqamah dalam menghafal dan mengamalkan Al-Qur’an, serta mampu mengajarkan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat.
Acara Haflah Akhirussanah dan Wisuda Tahfidz tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri para santri, wali santri, dewan guru, serta sejumlah tokoh masyarakat. Selain menjadi momentum kelulusan, kegiatan ini juga menjadi ajang apresiasi atas dedikasi para santri dalam menempuh pendidikan dan menghafal Al-Qur’an.
(Hnd)













