Tangerang, aksaraharian.com – Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Tangerang tengah menyelidiki kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah minibus dan sepeda listrik di Jalan Raya Citra Raya Boulevard, tepatnya di dekat Cluster Lavender Lane 1, Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangeran.
Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 06.25 WIB. Akibat kecelakaan itu, pengendara sepeda listrik berinisial SN (36), warga Kecamatan Panongan, meninggal dunia di lokasi kejadian setelah mengalami luka berat di bagian kepala.
Kasat Lantas Polresta Tangerang, Kompol Fery Oktaviari Pratama, mengatakan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan kendaraan yang terlibat, serta meminta keterangan dari pengemudi dan sejumlah saksi.
“Kecelakaan ini masih dalam proses penyelidikan. Seluruh proses dilakukan untuk mengetahui secara utuh penyebab terjadinya kecelakaan,” ujar Fery, Sabtu (18/7/2026).
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kecelakaan bermula saat minibus yang dikemudikan perempuan berinisial R (32), warga Kemayoran, Jakarta Pusat, melaju dari arah Citra Raya menuju Panongan. Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan tersebut menabrak sepeda listrik yang berada di depannya dan dikendarai korban.
Akibat benturan keras tersebut, korban meninggal dunia di tempat dan selanjutnya dievakuasi ke RSUD Balaraja.
Dari hasil pemeriksaan awal, minibus mengalami kerusakan berupa lecet pada bodi depan sebelah kanan, sedangkan sepeda listrik mengalami kerusakan di bagian samping kiri.
Kompol Fery mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan dengan mematuhi peraturan lalu lintas, menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan, serta meningkatkan kewaspadaan saat berkendara.
“Kewaspadaan serta kepatuhan terhadap aturan menjadi kunci untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas,” tegasnya.
Ia menambahkan, Satlantas Polresta Tangerang akan menangani perkara tersebut secara profesional sesuai prosedur hukum yang berlaku. Penyidik juga masih terus mengumpulkan alat bukti guna memastikan penyebab kecelakaan secara menyeluruh.
(Hnd)













