Example floating
Example floating
News

Pemkab Bogor Ajak Warga Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan Rumah

×

Pemkab Bogor Ajak Warga Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan Rumah

Sebarkan artikel ini
file 1773114071147 4eca0da3 260d 4f43 9302 a899b767f8ad

CIBINONG| aksaraharian.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengajak masyarakat untuk memperkuat ketahanan pangan mulai dari tingkat keluarga sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi global yang tidak menentu, termasuk potensi konflik di berbagai wilayah dunia yang dapat memengaruhi rantai pasok pangan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor, Teuku Mulya, saat berdialog dalam Podcast Sora Bogor yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor, Selasa (10/03/2026).

Teuku menjelaskan bahwa situasi geopolitik global saat ini berpotensi berdampak terhadap distribusi dan ketersediaan pangan. Oleh karena itu, masyarakat didorong untuk mulai memanfaatkan lahan di sekitar rumah guna menanam berbagai tanaman pangan sebagai langkah antisipatif.

Menurutnya, penguatan ketahanan pangan dari tingkat keluarga menjadi salah satu cara agar masyarakat tetap memiliki sumber pangan mandiri jika sewaktu-waktu terjadi gangguan distribusi pangan akibat kondisi global.

“Dunia saat ini sedang menghadapi situasi yang cukup rentan terhadap konflik. Jika terjadi gangguan pada distribusi pangan global, tentu akan berdampak pada ketersediaan pangan. Karena itu masyarakat kami dorong untuk mulai menanam berbagai tanaman pangan di pekarangan rumah,” ujar Teuku.

Ia menambahkan, gerakan menanam tersebut juga sejalan dengan arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto, yang mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong maupun pekarangan rumah sebagai sumber pangan keluarga.

Melalui gerakan tersebut, masyarakat diajak menanam berbagai jenis tanaman yang dapat dikonsumsi sehari-hari seperti sayuran, cabai, umbi-umbian hingga tanaman buah. Selain menjaga ketersediaan pangan, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemandirian pangan masyarakat.

“Kami juga telah membuat berbagai contoh miniatur urban farming sebagai sarana edukasi bagi masyarakat tentang bagaimana memanfaatkan lahan sempit untuk menanam tanaman pangan,” terang Teuku.

Ia menegaskan, penguatan ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat. Dengan memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam, masyarakat dapat memiliki cadangan pangan mandiri yang bisa dimanfaatkan kapan saja.

“Kalau setiap keluarga menanam dan memiliki sumber pangan sendiri di pekarangan rumah, maka ketahanan pangan daerah akan semakin kuat. Ini menjadi langkah penting agar masyarakat tetap aman dan tercukupi kebutuhan pangannya dalam berbagai kondisi,” jelasnya.

Melalui gerakan tersebut, Pemkab Bogor berharap masyarakat dapat lebih siap menghadapi berbagai kemungkinan di masa depan sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.

Informasi lebih lengkap mengenai ketahanan pangan dapat diakses melalui Podcast Sora Bogor Diskominfo yang tayang di kanal YouTube resmi Kabupaten Bogor.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *