Example floating
Example floating
News

Penutupan Tambang Legal di Cigudeg Berdampak ke Ekonomi Warga, Ini Tuntutannya

×

Penutupan Tambang Legal di Cigudeg Berdampak ke Ekonomi Warga, Ini Tuntutannya

Sebarkan artikel ini
20260507 143054 scaled
Sejumlah perwakilan warga Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, menyampaikan aspirasi terkait penutupan aktivitas tambang legal, Kamis (4/5/2026). Warga mendesak pemerintah segera membuka kembali operasional tambang guna memulihkan perekonomian masyarakat yang terdampak akibat terhentinya aktivitas tersebut.(Foto: Istimewa)

Bogor, aksaraharian.com – Warga Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, mendesak pemerintah segera membuka kembali aktivitas tambang legal yang saat ini berhenti beroperasi. Penutupan tambang disebut berdampak besar terhadap kondisi ekonomi masyarakat yang selama ini menggantungkan hidup dari sektor pertambangan.

Desakan tersebut disampaikan dalam aksi masyarakat yang berlangsung di wilayah Kabupaten Bogor, Senin (4/5/2026). Warga meminta Pemerintah Kabupaten Bogor dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat segera memberikan kepastian hukum terkait aktivitas tambang legal agar roda perekonomian masyarakat kembali berjalan.

Salah satu warga Cigudeg, Dani Murdani, mengatakan banyak warga kehilangan penghasilan sejak aktivitas tambang dihentikan sementara. Kondisi itu, menurut dia, membuat ekonomi masyarakat semakin terpuruk.

“Kami selaku warga meminta kepastian hukum kepada Pemerintah Kabupaten Bogor, khususnya wilayah Cigudeg. Kami juga memohon kepada Pemprov Jawa Barat agar segera membuka kembali tambang legal supaya masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti biasa,” ujar Dani, Kamis (7/5/2026).

Dalam aksi tersebut, warga menyampaikan tiga tuntutan utama kepada pemerintah. Pertama, meminta pembukaan kembali tambang legal agar masyarakat dapat kembali bekerja dan memulihkan perekonomian daerah.

Kedua, warga menagih realisasi bantuan sosial (bansos) yang sebelumnya dijanjikan kepada masyarakat terdampak penutupan tambang.

Ketiga, masyarakat mendesak percepatan pembangunan jalur khusus tambang sebagai solusi jangka panjang untuk mengurangi kepadatan lalu lintas dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan di kawasan Bogor Barat.

Warga berharap pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi segera mengambil langkah konkret agar persoalan ekonomi masyarakat tidak semakin berkepanjangan. Mereka juga meminta adanya kepastian regulasi yang dinilai penting untuk menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah pertambangan.

(Hnd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *