Example floating
Example floating
News

Festival Muharram Cengkok 1448 H Dibuka Gubernur Banten, Bupati Maesyal: Perkuat Syiar Islam dan Kebersamaan

×

Festival Muharram Cengkok 1448 H Dibuka Gubernur Banten, Bupati Maesyal: Perkuat Syiar Islam dan Kebersamaan

Sebarkan artikel ini
6a5208e1dd974

Tangerang, aksaraharian.com – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri pembukaan Festival Muharram Cengkok 1448 Hijriah yang dibuka langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni di Kampung Cengkok, Desa Sentul, Kecamatan Balaraja, Sabtu (11/7/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengapresiasi penyelenggaraan Festival Muharram Cengkok yang dinilai tidak hanya menjadi peringatan Tahun Baru Islam, tetapi juga menjadi wadah syiar Islam, memperkuat solidaritas sosial, serta mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Beragam kegiatan digelar dalam festival tersebut, di antaranya santunan anak yatim, sunatan massal, bazar UMKM, diskusi literasi, hingga pentas seni budaya Banten.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada panitia, DKM Masjid Al-Hidayah, LPK Cengkok Karya Mandiri dan seluruh masyarakat yang telah berinisiatif dan bekerja keras menyelenggarakan kegiatan ini dengan baik dan penuh semangat kebersamaan,” ujar Maesyal.

Menurutnya, semangat Muharram juga sejalan dengan makna hijrah, yakni bergerak menuju kehidupan yang lebih baik, lebih peduli, dan lebih produktif, terutama dalam membangun generasi yang berintegritas, berakhlak mulia, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran sejak dini.

“Melalui momentum ini, saya mengajak kita semua untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh elemen dalam membangun Kabupaten Tangerang yang semakin maju, religius, dan berdaya saing,” katanya.

Maesyal juga mengimbau seluruh peserta dan pengunjung agar menjaga ketertiban, keamanan, serta kebersihan selama rangkaian kegiatan berlangsung.

“Mari kita tunjukkan bahwa masyarakat Kabupaten Tangerang adalah masyarakat yang tertib, peduli, dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Ia berharap Festival Muharram Cengkok yang dipadukan dengan kegiatan sosial, literasi, dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan mampu menumbuhkan semangat berbagi, mempererat persaudaraan, serta menginspirasi masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni mengapresiasi masyarakat Kampung Cengkok yang terus menjaga tradisi keagamaan melalui penyelenggaraan Festival Muharram.

Menurutnya, semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial yang tercermin dalam kegiatan tersebut menjadi modal penting dalam membangun masyarakat yang religius dan harmonis.

“Festival Muharram Kampung Cengkok merupakan tradisi yang harus dilestarikan. Mulai dari pemberdayaan UMKM lokal hingga kegiatan sosial seperti sunatan massal semakin memperkuat nilai-nilai keagamaan, kebersamaan, dan keharmonisan,” ujar Andra.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Staf Khusus Kementerian Sosial serta Staf Khusus Kementerian Haji dan Umrah yang memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan keagamaan dan sosial sebagai upaya memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian di tengah masyarakat.

(Hnd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *