Example floating
Example floating
News

Bupati Tangerang Hadiri Halal Bihalal FKMT Se-Kecamatan Kosambi, Tekankan Pentingnya Jaga Keharmonisan

×

Bupati Tangerang Hadiri Halal Bihalal FKMT Se-Kecamatan Kosambi, Tekankan Pentingnya Jaga Keharmonisan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260503 WA0019

Tangerang, aksaraharian.com – Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menghadiri acara halal bihalal Forum Komunikasi Majelis Taklim (FKMT) se-Kecamatan Kosambi yang digelar di Majelis Taklim Nurul Islam, Minggu (3/5/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa halal bihalal bukan sekadar tradisi tahunan usai Idulfitri, melainkan momentum mempererat persatuan dan menjaga keharmonisan di tengah masyarakat.

“Momentum halal bihalal ini bukan sekadar tradisi, tetapi memiliki makna yang sangat dalam, yaitu sebagai sarana untuk saling memaafkan, membersihkan hati, dan memperkuat kebersamaan,” ujar Maesyal Rasyid .

Ia mengatakan, sikap saling menghargai dan menjaga silaturahmi menjadi fondasi penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis dan kondusif.

Menurutnya, keberadaan majelis taklim, khususnya para ibu-ibu FKMT, memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi yang berakhlakul karimah.IMG 20260503 WA0020

“Saya berharap melalui kegiatan ini, sinergi antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik. Mari bersama menjaga persatuan dan berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah,” katanya.

Maesyal Rasyid juga mengapresiasi peran aktif majelis taklim yang dinilai konsisten menjadi garda terdepan dalam pembinaan umat, penguatan akhlak, hingga membangun keluarga sakinah, mawaddah, dan warahmah.

“Saya atas nama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih atas dukungan sinergi dan kolaborasi yang telah dilakukan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua FKMT Kecamatan Kosambi Hj Rumsinah mengatakan FKMT bukan sekadar wadah perkumpulan, melainkan sarana komunikasi dan pembinaan kaum perempuan agar menjadi pribadi yang salehah serta tidak mudah terpengaruh dampak negatif media sosial.

“FKMT ini menjadi wadah untuk saling berbagi informasi dan memperkuat ilmu agama melalui ceramah-ceramah sehingga ibu-ibu mendapatkan bekal yang positif,” jelasnya.

(Hnd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *