Example floating
Example floating
News

Bupati Tangerang Panen Melon Hidroponik di Curug Wetan, Dorong Pertanian Modern dan Ketahanan Pangan

30
×

Bupati Tangerang Panen Melon Hidroponik di Curug Wetan, Dorong Pertanian Modern dan Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260129 WA0031

Tangerang, aksaraharian.com – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melakukan panen melon hidroponik terpadu sekaligus meresmikan Sentra Melon Hidroponik Terpadu “Melenial Hydrofarm” di Desa Curug Wetan, Kecamatan Curug, Kamis (29/1/2026).

Kegiatan tersebut menjadi simbol dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan pertanian modern berbasis teknologi yang dinilai mampu meningkatkan perekonomian sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal mengapresiasi inisiatif warga, khususnya Ade Putra, yang sukses membudidayakan melon hidroponik secara mandiri hingga masa panen hanya dalam waktu dua bulan.

“Alhamdulillah pagi ini saya bersama jajaran hadir di Desa Curug Wetan untuk melaksanakan panen melon hidroponik. Ini diprakarsai dan ditanam langsung oleh Pak Ade Putra beserta rekan-rekannya. Beliau ini aktivis, tapi mau turun langsung ke lapangan bertani, dan ternyata berhasil,” ujar Maesyal.

Dari sekitar 130 pohon melon yang dipanen, hasilnya cukup menjanjikan. Dengan harga pasar berkisar Rp40.000 hingga Rp50.000 per kilogram, usaha tersebut mampu menghasilkan pendapatan jutaan rupiah hanya dalam satu kali masa panen.

Menurutnya, potensi ekonomi ini bisa terus meningkat jika budidaya diperluas dan melibatkan lebih banyak masyarakat.IMG 20260129 WA0032

“Kalau ini dikembangkan dan diperluas, ditanam lebih banyak lagi, saya yakin bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu saya sudah minta Pak Camat Curug agar desa-desa memanfaatkan lahan tidak produktif, baik tanah kas desa maupun lahan kosong milik warga, untuk ditanami melon hidroponik,” tegasnya.

Selain bernilai ekonomi, budidaya melon hidroponik juga memberikan manfaat kesehatan karena menghasilkan buah segar kaya vitamin.

“Ini bukan hanya soal ekonomi, tapi juga kesehatan. Buah-buahan seperti melon mengandung vitamin C. Mudah-mudahan ini menjadi berkah bagi masyarakat, ada aktivitas usaha, ada kepastian pendapatan, dan tentu bisa mengurangi pengangguran,” tambahnya.

Pemkab Tangerang, lanjut Maesyal, berkomitmen mendukung pengembangan sektor pertanian modern di berbagai wilayah. Sebelumnya, pemerintah daerah juga telah memfasilitasi panen jagung pulut di Sukamulya dan Sindang Jaya, semangka di Mauk, serta cabai di Legok.

“Semua difasilitasi oleh Dinas Pertanian untuk kepentingan ketahanan pangan masyarakat. Kalau ketahanan pangan kuat, insyaAllah masyarakat sehat dan sejahtera,” jelasnya.

Ke depan, pemerintah akan membantu penyediaan bibit dan benih bagi desa-desa yang ingin mengembangkan pertanian produktif berbasis teknologi.

“Bibit dan benih akan difasilitasi Pemda. Setelah berhasil, hasilnya diputar kembali secara mandiri. Ini yang kita harapkan, masyarakat berdaya dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Dengan hadirnya Sentra Melon Hidroponik Terpadu “Melenial Hydrofarm”, Desa Curug Wetan diharapkan menjadi percontohan pertanian modern yang mampu menginspirasi desa-desa lain di Kabupaten Tangerang.

(Hnd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *