Example floating
Example floating
News

Bupati Tangerang Tinjau Jembatan Pertanian Badak Anom, Pembangunan Permanen Diusulkan 2027

39
×

Bupati Tangerang Tinjau Jembatan Pertanian Badak Anom, Pembangunan Permanen Diusulkan 2027

Sebarkan artikel ini
IMG 20251231 WA0027

Tangerang, aksaraharian.com – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau langsung kondisi jembatan pertanian di Kampung Badak, Desa Badak Anom, Kecamatan Sindang Jaya, Rabu (31/12/2025).

Peninjauan tersebut merupakan respons cepat Pemerintah Kabupaten Tangerang terhadap kondisi infrastruktur yang menunjang aktivitas masyarakat, khususnya para petani.

Bupati Maesyal Rasyid menjelaskan, kunjungan tersebut dilakukan setelah menerima laporan dari Kepala Dinas Bina Marga terkait keberadaan jembatan kecil yang setiap hari digunakan warga untuk aktivitas pertanian dan mobilitas masyarakat.

“Pagi tadi Pak Kadis Bina Marga melaporkan kepada saya bahwa di Badak Anom ada jembatan kecil yang digunakan masyarakat, terutama petani, untuk aktivitas panen dan kegiatan sehari-hari. Saya lihat langsung, memang banyak petani yang melintas di jembatan ini,” ujar Maesyal Rasyid.

Ia menegaskan, jembatan tersebut memiliki peran vital karena menjadi akses utama warga dalam menjalankan kegiatan pertanian maupun aktivitas harian. Jembatan selebar sekitar 1,4 meter itu dibangun secara swadaya oleh masyarakat pada tahun 2011 dan hingga kini masih aktif digunakan dengan intensitas lalu lintas yang cukup tinggi.

“Jembatan ini menghubungkan Desa Badak Anom, Kecamatan Sindang Jaya, dengan Desa Jambukarya, Kecamatan Rajeg, dan melintasi Sungai Cimanceuri yang merupakan sungai aktif,” ungkapnya.

Menurut Bupati, kondisi jembatan yang telah berusia lebih dari satu dekade dan terus digunakan tanpa perbaikan berpotensi mengalami kerusakan dan membahayakan keselamatan warga.

“Karena ini sungai aktif dan lalu lintas masyarakat cukup tinggi, saya khawatir lama-lama jembatan ini rusak dan membahayakan. Untuk tahun ini, karena APBD 2026 sudah diketuk palu, kita perbaiki dulu bagian pengamannya seperti pagar jembatan,” jelasnya.IMG 20251231 WA0030

Lebih lanjut, Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa pembangunan jembatan secara permanen akan diupayakan melalui penganggaran tahun 2027, dengan terlebih dahulu memperoleh izin dari Kementerian Pekerjaan Umum.

“Insya Allah di anggaran 2027 dan dengan izin dari Kementerian PU, jembatan ini akan kita bangunkan secara permanen agar aktivitas dan kepentingan masyarakat bisa terakomodir dengan baik,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, menyatakan pihaknya akan menyiapkan perencanaan teknis pembangunan jembatan sesuai dengan standar dan ketentuan yang berlaku.

“Dinas Bina Marga dan SDA akan menyusun perencanaan teknis secara komprehensif dan berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum terkait perizinan pemanfaatan sumber daya air,” ujarnya.

Iwan menambahkan, jembatan pertanian yang berlokasi di Kampung Badak RT 04/01 tersebut direncanakan memiliki bentang sekitar 48 meter dengan lebar 1,4 meter. Jembatan itu melintasi Sungai Cimanceuri yang kewenangannya berada di bawah Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane.

“Perencanaan dan pembangunan jembatan ini akan mengacu pada Peraturan Menteri PUPR Nomor 2 Tahun 2024 tentang Tata Cara Perizinan Berusaha Penggunaan Sumber Daya Air dan Persetujuan Penggunaan Sumber Daya Air,” pungkasnya.

 

 

 

(Hnd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *