Example floating
Example floating
PEMERINTAHANPendidikan

Wabup Bogor Ade Ruhandi Ajak Mahasiswa Baru UIKA Siapkan Diri Jadi Pemimpin Masa Depan

×

Wabup Bogor Ade Ruhandi Ajak Mahasiswa Baru UIKA Siapkan Diri Jadi Pemimpin Masa Depan

Sebarkan artikel ini
file 1789656778105 c41b9f24 6303 43b9 b19a 17b455343595

Bogor, aksaraharian.com – Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi menghadiri Penutupan Pekan Ta’aruf Mahasiswa Baru Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor Tahun Akademik 2026/2027, Kamis (17/9/2026).

Kehadiran Ade Ruhandi menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang mampu dipersiapkan sebagai calon pemimpin masa depan.

Di hadapan mahasiswa baru UIKA, Ade berpesan agar kesempatan menempuh pendidikan tinggi tidak disia-siakan. Menurutnya, perguruan tinggi bukan sekadar tempat untuk memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang untuk membentuk karakter, memperluas wawasan, serta mempersiapkan diri agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Adik-adik adalah generasi yang dipersiapkan menjadi calon pemimpin masa depan. Karena itu, manfaatkan kesempatan kuliah ini sebaik-baiknya. Belajar dengan sungguh-sungguh, jaga nama baik keluarga dan kampus, serta siapkan diri untuk bisa mengabdi kepada masyarakat,” ujar Ade.

Pesan tersebut disampaikan Ade dengan membagikan pengalaman perjalanan pendidikannya yang penuh perjuangan. Ia mengaku pernah berhenti sekolah akibat keterbatasan ekonomi keluarga. Namun, kesempatan untuk melanjutkan pendidikan akhirnya terbuka hingga dirinya dapat menempuh pendidikan di perguruan tinggi setelah menjadi kepala desa.

“Dulu untuk sekolah saja saya harus berjuang. Bahkan saya pernah berhenti sekolah. Alhamdulillah, Allah memberikan jalan sampai akhirnya saya bisa kuliah. Jadi, ketika hari ini adik-adik diberikan kesempatan untuk belajar di UIKA, syukuri dan jangan disia-siakan,” tuturnya.

Tak hanya soal pendidikan, Ade juga mendorong mahasiswa agar berani menyampaikan aspirasi maupun kritik secara konstruktif. Menurutnya, suara mahasiswa merupakan bagian dari dinamika kehidupan masyarakat yang dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah dalam menjalankan penyelenggaraan pemerintahan.

Sementara itu, Rektor UIKA Bogor Prof. Dr. H. E. Mujahidin mengatakan, mahasiswa UIKA harus mulai mempersiapkan diri sebagai calon pemimpin yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Ia menegaskan, pembangunan tidak dapat berhenti pada satu generasi. Diperlukan regenerasi kepemimpinan agar pembangunan dapat terus berjalan secara berkesinambungan.

Pekan Ta’aruf, lanjutnya, menjadi momentum penting untuk memperkenalkan lingkungan akademik sekaligus membangun karakter mahasiswa baru sebelum memasuki proses pembelajaran di perguruan tinggi.

Mujahidin menyebut mahasiswa UIKA berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Bahkan, UIKA juga menerima mahasiswa internasional, salah satunya dari Burkina Faso.

“Mahasiswa UIKA harus dipersiapkan menjadi pemimpin masa depan yang membawa kebaikan untuk umat, masyarakat dan bangsa. Karena pembangunan itu tidak bisa berhenti, harus estafet dan terus-menerus,” ujar Mujahidin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *