Bogor, aksaraharian.com – SMP Negeri 1 Cigudeg, yang berlokasi di Jalan Raya Papanggungan Km. 38, Desa Bunar, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mendapatkan program pembangunan revitalisasi berupa tiga ruang kelas baru dengan anggaran sebesar Rp1.977.011.000 dari APBD Kabupaten Bogor.
Pembangunan tersebut diharapkan menjadi solusi untuk mengatasi keterbatasan ruang belajar sekaligus meningkatkan daya tampung penerimaan peserta didik baru (PPDB) di sekolah tersebut.
Kepala SMP Negeri 1 Cigudeg, Wawan Sugihartono, M.Pd., mengatakan pembangunan tiga ruang kelas baru merupakan langkah penting dalam memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan. Pasalnya, setiap tahun sekolah menghadapi tingginya jumlah calon peserta didik yang ingin melanjutkan pendidikan di SMPN 1 Cigudeg.
Menurut Wawan, sekitar 200 hingga 300 calon siswa setiap tahunnya belum dapat diterima akibat keterbatasan daya tampung sekolah.
“Harapan saya, mudah-mudahan dengan adanya bangunan baru ini, kami bisa lebih maksimal dalam mendampingi putra-putri peserta didik pada penerimaan siswa baru, sehingga kuota penerimaan yang sebelumnya 10 rombongan belajar bisa meningkat menjadi 11 rombel,” ungkap Wawan, Sabtu (10/10/2026).
Ia menjelaskan, pelaksanaan pembangunan dilakukan oleh kontraktor pemenang tender, sedangkan pihak sekolah menjalankan fungsi pengawasan terhadap proses pekerjaan agar pembangunan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selama proses pembangunan berlangsung, pihak sekolah mengaku belum menemukan kendala berarti. Pekerjaan dilaksanakan secara intensif untuk mengejar target penyelesaian selama 90 hari.
“Sejauh ini tidak ada kendala berarti. Kalau hujan dan pekerjaan terhenti, biasanya dilanjutkan kembali setelah hujan reda, bahkan pada malam hari,” jelasnya.
Masih Butuh Rehabilitasi dan Ruang Penunjang
Di samping pembangunan tiga ruang kelas baru, Wawan menyampaikan bahwa sekolah masih membutuhkan peningkatan sarana dan prasarana lainnya, terutama rehabilitasi bangunan serta penyediaan ruang penunjang kegiatan belajar mengajar.
Beberapa fasilitas yang dinilai masih diperlukan di antaranya ruang kesenian dan ruang keterampilan untuk mendukung pengembangan bakat, kreativitas, serta kemampuan peserta didik di luar kegiatan pembelajaran di kelas.
Pihak sekolah juga tengah mengajukan program rehabilitasi terhadap 12 ruang kelas melalui program kementerian. Namun, pengajuan tersebut masih dalam tahap pengunggahan data tingkat kerusakan bangunan dan belum memasuki tahap verifikasi.
Wawan berharap usulan rehabilitasi tersebut dapat ditindaklanjuti sehingga kondisi bangunan sekolah semakin baik dan kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung secara optimal.
Dengan adanya pembangunan tiga ruang kelas baru melalui program revitalisasi yang didanai APBD Kabupaten Bogor, SMPN 1 Cigudeg diharapkan mampu meningkatkan kapasitas penerimaan peserta didik baru. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan fasilitas pendidikan agar semakin banyak calon siswa memperoleh kesempatan bersekolah.
(Hnd)













