Example floating
Example floating
Peristiwa

Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Danau Jangari, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

×

Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Danau Jangari, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Sebarkan artikel ini
IMG 20260414 WA0048

CIANJUR, aksaraharian.com — Warga di sekitar kawasan wisata Danau Jangari, Desa Bobojong, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, digegerkan dengan penemuan jasad seorang perempuan tanpa identitas yang mengapung di area dermaga, Selasa (14/4/2026) dini hari.

Kapolsek Mande, Yudi Heryanadi, mengatakan jasad korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 04.00 WIB oleh seorang saksi yang berada di area parkir perahu Dermaga 1. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian.

“Korban ditemukan dalam kondisi mengapung di tepi danau dengan rambut tersangkut tali jangkar perahu,” ujar Yudi.

Dari hasil pemeriksaan awal, korban diketahui berjenis kelamin perempuan dengan perkiraan usia sekitar 35 tahun. Hingga kini, identitas korban belum diketahui lantaran tidak ditemukan dokumen identitas pada tubuhnya.

Berdasarkan keterangan saksi, yakni Ardiani (43), petugas piket Dishub, dan Noni (31), sopir perahu, korban diketahui sudah beberapa hari berada di sekitar kawasan dermaga. Korban bahkan sempat terlihat tidur di atas perahu yang terparkir pada malam hari.

Sementara itu, hasil pemeriksaan rekaman CCTV di kantor Dishub perairan menunjukkan bahwa sekitar pukul 03.00 WIB, korban terlihat menaiki salah satu perahu di tepi danau. Tak lama kemudian, korban melemparkan pelampung ke arah danau dan berusaha berenang untuk mengambilnya.

“Diduga korban tidak berhasil mencapai pelampung tersebut hingga akhirnya tenggelam,” kata Yudi.IMG 20260414 WA0049

Pihak kepolisian menduga korban merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang kemungkinan menceburkan diri ke danau. Meski demikian, penyelidikan masih terus dilakukan guna memastikan penyebab pasti kematian korban.

Petugas dari Polsek Mande bersama tim terkait telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta mengevakuasi jasad korban ke RSUD Sayang Cianjur untuk proses identifikasi lebih lanjut.

“Selama proses penanganan berlangsung, situasi di lokasi dilaporkan tetap aman dan kondusif,” Pangkasnya.

(Indra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *