Cianjur, aksaraharian.com – Hujan deras berdurasi sekitar 30 menit memicu longsor di Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Satu unit rumah warga dilaporkan jebol akibat tertimpa material tanah dari lereng.
Peristiwa terjadi pada Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB di Kampung Lebak Pulus (Lembur Warung), RT 01/RW 10 dan RT 02/RW 10.
Kepala Desa Batulawang, Nanang Rohendi, mengatakan hujan dengan intensitas tinggi dalam waktu singkat membuat kondisi tanah menjadi labil hingga akhirnya longsor.
“Longsoran tanah menghantam dinding rumah warga hingga jebol dan tidak aman untuk ditempati,” ujar Nanang, Rabu (15/4/2026).
Akibat kejadian itu, satu kepala keluarga beranggotakan tiga orang terpaksa mengungsi ke rumah kerabat terdekat.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. Namun, rumah yang terdampak mengalami kerusakan cukup parah pada bagian dinding sehingga tidak layak huni.
Selain merusak rumah, longsor juga berdampak pada fasilitas umum. Material tanah menutup saluran air yang mengalir ke fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) warga.
Akibatnya, satu RT mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih dan terpaksa mencari sumber air alternatif.
Pemerintah Desa Batulawang bersama relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Cianjur telah melakukan pengecekan lokasi serta membantu evakuasi warga terdampak.
Petugas juga melakukan pendataan kerusakan dan kebutuhan mendesak korban, seperti pakaian, perlengkapan tidur, bahan makanan, serta terpal untuk tempat tinggal sementara.
Saat ini, korban masih bertahan di rumah kerabat sambil menunggu penanganan lebih lanjut dari pemerintah.
Pemerintah desa mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, terutama saat hujan deras. Warga diminta segera melapor jika menemukan tanda-tanda pergerakan tanah seperti retakan di permukaan tanah atau bangunan.
(Indra)













