Bogor, aksaraharian.com – Pemerintah Kabupaten Bogor terus memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan melalui layanan perpustakaan keliling. Program jemput bola yang digagas Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bogor tersebut hadir di kawasan Car Free Day (CFD) Tegar Beriman, Cibinong, Minggu (20/9/2026).
Kehadiran perpustakaan keliling menjadi daya tarik tersendiri bagi warga yang menghabiskan akhir pekan dengan berolahraga dan berkumpul bersama keluarga. Di tengah aktivitas CFD, masyarakat dapat memanfaatkan waktu luang untuk membaca berbagai koleksi buku yang disediakan secara gratis.
Beragam bahan bacaan tersedia, mulai dari buku pengetahuan, pendidikan, hingga buku untuk anak-anak. Layanan tersebut sekaligus menjadi upaya pemerintah untuk menghadirkan perpustakaan lebih dekat dengan masyarakat.
Petugas Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bogor, Taufik Ilham, mengatakan perpustakaan keliling merupakan bagian dari strategi mendekatkan layanan literasi kepada masyarakat.
“Tujuan kami adalah jemput bola, mendekatkan layanan perpustakaan kepada masyarakat. Jadi masyarakat tidak harus datang ke perpustakaan, tetapi kami yang hadir di ruang-ruang publik yang banyak dikunjungi masyarakat, salah satunya di CFD Tegar Beriman,” ujarnya.
Menurut Taufik, keberadaan perpustakaan keliling di ruang publik juga diharapkan mampu menumbuhkan minat baca, khususnya di kalangan anak-anak dan generasi muda.
Dengan membawa koleksi buku langsung ke tengah masyarakat, warga tidak hanya mendapatkan hiburan saat berada di CFD, tetapi juga memiliki kesempatan memperoleh pengetahuan dan informasi melalui aktivitas membaca.
Salah seorang warga Bojonggede, Aini, mengapresiasi kehadiran perpustakaan keliling tersebut. Ia menilai layanan itu memberikan pilihan kegiatan positif bagi keluarga yang datang ke CFD.
“Menurut saya bagus sekali, karena anak-anak jadi punya kegiatan membaca. Buku-bukunya juga bisa langsung dipilih dan dibaca di sini. Semoga perpustakaan keliling seperti ini semakin sering hadir di tempat-tempat yang ramai dikunjungi masyarakat,” ungkapnya.
Melalui layanan perpustakaan keliling, Pemkab Bogor berupaya memastikan akses terhadap bahan bacaan tidak hanya terpusat di gedung perpustakaan. Ruang-ruang publik pun dimanfaatkan sebagai sarana untuk membangun budaya membaca yang lebih dekat, terbuka, dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
Program tersebut diharapkan terus berkembang sehingga aktivitas literasi dapat menjadi bagian dari keseharian masyarakat Kabupaten Bogor, termasuk saat menikmati akhir pekan di ruang publik.













