Example floating
Example floating
News

Muscab PKB Kabupaten Tangerang Ricuh, Kader Tuntut Perubahan Kepemimpinan

6
×

Muscab PKB Kabupaten Tangerang Ricuh, Kader Tuntut Perubahan Kepemimpinan

Sebarkan artikel ini
Screenshot 20260410 185623 WhatsApp
Poto Saat Kericuhan Terjadi di depan Kantor DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Tangerang.

Kabupaten Tangerang, aksaraharian.com – Pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Tangerang diwarnai kericuhan. Agenda yang digelar di aula depan Gedung DPC PKB, Jumat (10/4/2026), memanas sejak awal kegiatan.

Kericuhan dipicu oleh massa kader dari DPAC Kelapa Dua yang menyuarakan tuntutan perubahan kepemimpinan. Mereka menggelar orasi dan meneriakkan kata “perubahan” yang memicu ketegangan dengan pasukan pengamanan internal partai, Barisan Serbaguna (Banser) Panji Bangsa.

Aksi saling dorong pun tak terhindarkan di depan lokasi acara. Massa mencoba mendekati area kegiatan, sementara petugas berupaya menghalau untuk menjaga kondusivitas.

Akibat insiden tersebut, agenda Muscab yang dijadwalkan mulai pukul 08.00 WIB sempat tertunda. Acara baru dimulai sekitar pukul 14.00 WIB setelah situasi berangsur terkendali.

Ketegangan kembali meningkat saat rombongan Wakil Ketua Umum DPP PKB tiba di lokasi. Sejumlah pengurus tingkat kecamatan (PAC) menghadang dan langsung menyampaikan aspirasi secara terbuka.

Orasi dipimpin oleh Abdul Rosid, perwakilan PAC PKB Kecamatan Kelapa Dua. Ia menyampaikan kekecewaan kader akar rumput yang merasa kurang mendapat perhatian dari pimpinan partai.

“Kami ingin suara kami didengar oleh DPP. Kami menuntut perubahan kepemimpinan di DPC PKB Kabupaten Tangerang. Jangan hanya dimanfaatkan saat pemilu,” ujar Abdul Rosid di lokasi.

Ia juga menegaskan perlunya perhatian nyata dari pimpinan partai terhadap kader di tingkat bawah.

“Kader jangan hanya dijadikan alat politik. Harus ada perubahan nyata ke depan,” tambahnya.

Situasi akhirnya mereda setelah dilakukan mediasi oleh pengamanan internal partai. Meski demikian, insiden ini mencerminkan dinamika internal yang cukup kuat di tubuh PKB Kabupaten Tangerang.

Hingga saat ini, Muscab tetap dilanjutkan dengan pengawalan ketat, sementara tuntutan perubahan dari kader masih menjadi isu utama dalam forum tersebut.

(Hnd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *