Example floating
Example floating
News

Pemkab Bekasi Apresiasi Peran Pers Sosialisasikan Program Sekolah Rakyat

×

Pemkab Bekasi Apresiasi Peran Pers Sosialisasikan Program Sekolah Rakyat

Sebarkan artikel ini
id13859 IMG 20261017 WA0174

Tangerang, aksaraharian.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mengapresiasi peran insan pers dalam menyebarluaskan informasi sekaligus mengawal pelaksanaan program Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 yang berlokasi di Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi.

Apresiasi tersebut disampaikan Asisten Daerah (Asda) I Sekretariat Daerah Kabupaten Bekasi, Hudaya, saat mewakili Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bekasi dalam kegiatan Anugerah Jurnalistik Sekolah Rakyat Tahun 2026 yang diselenggarakan Kementerian Sosial Republik Indonesia di Aula SRT 1 Kabupaten Bekasi, Sabtu (17/10/2026) malam.

Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, para nomine Anugerah Jurnalistik Sekolah Rakyat, serta siswa-siswi SRT 1 Kabupaten Bekasi.

Hudaya mengatakan, pemberitaan media memiliki peran strategis dalam memperkenalkan program Sekolah Rakyat kepada masyarakat. Melalui publikasi yang informatif, masyarakat dapat memahami upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

“Publikasi melalui media cetak, media online, maupun video diharapkan menjadi sarana sosialisasi kepada masyarakat luas mengenai keberadaan dan pelaksanaan program Sekolah Rakyat,” ujarnya.

Menurut Hudaya, Sekolah Rakyat tidak hanya berfokus pada penyediaan fasilitas pendidikan, tetapi juga menjadi upaya membuka kesempatan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan yang layak.

Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memberikan kesempatan kepada para siswa untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Ia menegaskan, Pemkab Bekasi mendukung pembangunan dan penyelenggaraan SRT 1 Kabupaten Bekasi yang telah memulai kegiatan belajar mengajar untuk jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA).

Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) telah dimulai sejak 30 Agustus 2026 sebagai tahap awal bagi siswa untuk mengenal lingkungan sekolah, membangun interaksi dengan sesama siswa, serta menyesuaikan diri dengan pola pembelajaran yang diterapkan.

Meski demikian, proses adaptasi siswa masih menjadi perhatian, khususnya bagi peserta didik jenjang SD yang harus menyesuaikan diri dengan lingkungan baru dan pola kehidupan di sekolah.

Hudaya mengungkapkan, sebagian siswa masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi karena harus menjalani aktivitas pendidikan jauh dari keluarga. Sementara itu, siswa jenjang SMP dan SMA disebut mulai merasa nyaman dengan lingkungan sekolah.

“Anak-anak masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi karena belum sepenuhnya siap tinggal jauh dari keluarga. Sementara itu, siswa jenjang SMP dan SMA sejauh ini sudah mulai merasa nyaman,” katanya.

Untuk mendukung proses adaptasi tersebut, para guru, pimpinan sekolah, dan wali kelas terus melakukan pendekatan kepada siswa. Langkah ini dilakukan agar para peserta didik merasa aman dan nyaman dalam menjalani aktivitas sehari-hari, sekaligus dapat mengikuti pembelajaran secara optimal.

Di sisi lain, Pemkab Bekasi terus melakukan koordinasi dengan Kementerian Sosial dan pengelola sekolah guna mendukung keberlangsungan program serta mencari solusi atas berbagai kendala yang muncul selama pelaksanaannya.

Hudaya berharap, keberadaan Sekolah Rakyat dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, khususnya di Kabupaten Bekasi.

Ia juga menilai, penyebarluasan informasi melalui media massa menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman masyarakat mengenai tujuan, manfaat, dan perkembangan program tersebut.

Dengan dukungan pemerintah, tenaga pendidik, pengelola sekolah, serta peran aktif insan pers, program Sekolah Rakyat diharapkan mampu menjadi salah satu upaya memperluas kesempatan pendidikan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Penyebarluasan informasi melalui media dapat membantu masyarakat memahami tujuan program dan berbagai upaya yang dilakukan untuk memberikan kesempatan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak,” ungkapnya.

banner 1000x500 banner 1000x500 banner 1000x500 banner 1000x500 banner 1000x500 banner 1000x500 banner 1000x500 banner 1000x500 banner 1000x500 banner 1000x500 banner 1000x500 banner 1000x500

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *