Bekasi, aksaraharian.com – Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bekasi menyalurkan bantuan air bersih bagi warga yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau ekstrem.
Sebanyak 24.000 liter air bersih disalurkan kepada warga Kampung Babakan RT 013/RW 006, Desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jumat (4/9/2026).
Ketua KORMI Kabupaten Bekasi, Ratu Arisdiana, mengatakan penyaluran bantuan tersebut dilakukan setelah pihaknya berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi untuk menentukan lokasi yang membutuhkan bantuan air bersih.
Dalam pelaksanaannya, penyaluran air turut didampingi pihak Kecamatan Serang Baru dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sukasari.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen KORMI Kabupaten Bekasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan air bersih pada musim kemarau. Air yang kami salurkan ini sudah siap minum,” kata Ratu.
Ratu menjelaskan, bantuan tersebut terdiri dari tiga tangki air bersih dengan kapasitas masing-masing 8.000 liter. Total bantuan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan sekitar 400 kepala keluarga di wilayah RT 013 Kampung Babakan.
“Alhamdulillah hari ini kami membawa tiga tangki air bersih siap minum, sehingga dapat meringankan kebutuhan warga, terutama untuk keperluan sehari-hari seperti minum, memasak, mencuci, dan mandi,” ujarnya.
Menurut Ratu, persoalan kekeringan tidak cukup hanya ditangani melalui bantuan air bersih secara darurat. Karena itu, ia mengajak organisasi masyarakat, lembaga, serta berbagai pihak untuk ikut berpartisipasi membantu warga yang terdampak.
Ia juga mendorong adanya solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi.
“Kami berharap Perumda Tirta Bhagasasi dapat memperluas jaringan layanan air bersih hingga ke desa-desa yang belum mendapatkan sambungan. Mudah-mudahan bantuan kecil ini dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar dan meringankan kebutuhan air bersih warga,” katanya.
Sementara itu, Kasi Trantib Kecamatan Serang Baru, Mukhamad Budi Yuwono, mengapresiasi bantuan air bersih yang diberikan KORMI Kabupaten Bekasi.
Ia menyebut, dari delapan desa yang berada di Kecamatan Serang Baru, enam desa saat ini mengalami kekeringan dan membutuhkan bantuan air bersih.
“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dari KORMI Kabupaten Bekasi kepada warga yang terdampak kekeringan, khususnya di Kampung Babakan, Desa Sukasari. Hari ini kami menerima tiga tangki truk air bantuan KORMI Kabupaten Bekasi,” ungkap Budi.
Budi menjelaskan, kekeringan terjadi karena sumber air tanah di sejumlah kampung mulai mengering akibat musim kemarau panjang. Menurutnya, persoalan tersebut bukan kali pertama terjadi di wilayah Serang Baru.
“Kondisi seperti ini juga pernah terjadi saat wilayah Serang Baru mengalami kemarau ekstrem pada 2019,” jelasnya.
Karena itu, pemerintah kecamatan berharap adanya solusi permanen melalui pembangunan jaringan perpipaan air bersih dari Perumda Tirta Bhagasasi, khususnya untuk wilayah yang lokasinya berdekatan dengan jaringan yang sudah tersedia.
“Kami berharap adanya pipanisasi dari PDAM Tirta Bhagasasi, terutama di tempat-tempat yang cukup dekat dengan jaringan PDAM,” katanya.
Salah seorang warga Kampung Babakan, Jamah (80), mengaku bersyukur menerima bantuan air bersih tersebut. Ia mengatakan warga telah mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama kurang lebih lima bulan.
Bantuan air tersebut akan dimanfaatkan warga untuk memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari.
“Terima kasih air bersihnya. Nuhun banget. Semoga semuanya sehat, dicageurkeun, dan dibalas kebaikannya oleh Allah,” ujar Jamah.
(Source : Diskominfo Kab. Bekasi)













