Example floating
Example floating
News

Wabup Intan dan BPOM Sidak Pasar Gudang Tigaraksa, Pastikan Harga Stabil dan Pangan Aman

22
×

Wabup Intan dan BPOM Sidak Pasar Gudang Tigaraksa, Pastikan Harga Stabil dan Pangan Aman

Sebarkan artikel ini

Tangerang, aksaraharian.com – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, bersama jajaran Dinas Kesehatan dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Gudang Tigaraksa, Kamis (23/10/2025).

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan, keamanan, dan stabilitas harga bahan pokok menjelang bulan Ramadhan.

Dalam sidak tersebut, Wabup Intan memantau langsung kondisi harga sejumlah komoditas penting seperti cabai, bawang merah, daging sapi, daging ayam, minyak goreng, telur, dan ikan, serta melakukan pengecekan terhadap keamanan pangan di lapak pedagang.

“Kami ingin memastikan bahwa bahan-bahan pokok yang dijual aman untuk dikonsumsi masyarakat Kabupaten Tangerang. Jika ditemukan produk mengandung zat berbahaya, seperti boraks atau formalin, akan segera ditindak dan dimusnahkan. Selanjutnya, pedagang dan distributor akan dibina oleh Dinas Kesehatan dan BPOM,” tegas Wabup Intan.

Ia menambahkan, kegiatan pengawasan pangan ini akan dilakukan secara rutin di seluruh pasar tradisional. Langkah tersebut merupakan bentuk komitmen Pemkab Tangerang dalam mewujudkan pasar yang aman, sehat, dan berpihak kepada masyarakat.

“Kami akan terus melakukan kegiatan seperti ini. Sinergi lintas instansi diharapkan dapat menciptakan pasar yang aman sekaligus menjaga kestabilan harga,” ujarnya.

Selain keamanan pangan, Wabup Intan juga menyoroti fluktuasi harga sejumlah kebutuhan pokok. Ia menyebut beberapa komoditas mengalami penurunan stok, terutama minyak goreng, yang menjadi perhatian serius Pemkab Tangerang.

“Dari pantauan kami, memang ada stok yang menipis, terutama minyak goreng. Ini akan menjadi pembahasan kami untuk segera diambil langkah-langkah cepat agar ketersediaan kembali aman dan harga tetap stabil,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Hendra Tarmizi, menuturkan bahwa pengawasan makanan dilakukan untuk melindungi masyarakat dari peredaran bahan pangan yang mengandung zat berbahaya.

“Dengan pengawasan seperti ini, kami berharap masyarakat Kabupaten Tangerang terlindungi dari risiko penyakit akibat makanan berbahaya, sekaligus menjadi lebih selektif dalam memilih bahan pangan yang akan dikonsumsi,” pungkas dr. Hendra.

 

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *