Tangerang, aksaraharian.com — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus memperkuat investasi di sektor pendidikan dan kesehatan demi mencetak generasi unggul, tangguh, dan berdaya saing.
“Pemkab Tangerang tengah berinvestasi untuk masa depan melalui APBD sekitar Rp2 triliun untuk pendidikan dan Rp2 triliun untuk kesehatan. Ini menunjukkan keseriusan pemkab dalam mempersiapkan penerus estafet kepemimpinan nantinya,” ujar Soma saat membuka Seminar Kesehatan bertema Generasi Sehat, Masa Depan Hebat di GSG Puspemkab Tangerang, Rabu (19/11/25).
Kegiatan yang menjadi rangkaian Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke-61 itu diikuti 150 remaja dari berbagai sekolah.
Dalam sambutannya, Soma menyebut remaja merupakan pilar sekaligus pewaris masa depan bangsa. Karena itu, mereka harus disiapkan secara fisik, mental, sosial, hingga spiritual sejak dini.
“Mereka akan menjadi pemimpin, inovator, dan penggerak kemajuan bangsa. Mereka perlu tumbuh di lingkungan yang sehat, mendapat gizi memadai, serta memiliki literasi kesehatan yang kuat,” jelasnya.
Ia menekankan, seminar gizi bagi remaja merupakan salah satu bentuk investasi penting untuk mencetak generasi tangguh dan berdaya saing. Soma juga memberikan motivasi agar para peserta terus menempuh pendidikan setinggi mungkin.
“Pemimpin itu diciptakan, bukan datang tiba-tiba. Tidak boleh ada anak Kabupaten Tangerang yang tertinggal sekolahnya,” tegasnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmidzi, mengatakan kegiatan ini dirancang khusus untuk meningkatkan literasi gizi dan kesadaran hidup sehat di kalangan remaja. Semangat HKN 2025, kata dia, adalah memperkuat upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan.
“Seminar ini meningkatkan pengetahuan remaja tentang pentingnya gaya hidup sehat. Tema besar Generasi Sehat, Masa Depan Hebat kami dorong agar berkontribusi pada lahirnya Generasi Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Seminar menghadirkan narasumber Dr. Mury Kiswari, Kepala Program Studi Gizi Universitas Esa Unggul. Ia memaparkan materi tentang gizi seimbang, pola makan sehat, dan kaitannya dengan produktivitas serta perkembangan remaja. Peserta tampak antusias mengikuti paparan yang disampaikan secara interaktif.
“Setelah kegiatan ini, kami berharap mereka termotivasi menerapkan pola hidup sehat dan aktif untuk membentuk generasi yang kuat, cerdas, dan berdaya saing tinggi serta bisa menjadi teladan bagi remaja lainnya,” ujarnya.
Acara tersebut turut dihadiri perwakilan PKK, DWP, PMI, PMR, Forum Paskibra, Forum Ketua OSIS, serta siswa SMA/SMK se-Kabupaten Tangerang. Kehadiran berbagai elemen masyarakat ini memperkuat komitmen Pemkab Tangerang dalam membangun generasi muda yang lebih sehat, cerdas, dan siap berkontribusi bagi masa depan daerah maupun bangsa.
Red













