Example floating
Example floating
Pendidikan

Pemkab Tangerang Gelar Seminar Penguatan Transisi Prasekolah ke SD, Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun

24
×

Pemkab Tangerang Gelar Seminar Penguatan Transisi Prasekolah ke SD, Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun

Sebarkan artikel ini

Tangerang, aksaraharian.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dewan Pendidikan Kabupaten Tangerang menggelar seminar bertajuk “Penguatan Transisi Prasekolah ke SD Menyikapi Wajib Belajar 13 Tahun di Kabupaten Tangerang” di Hotel Lemo, Rabu (5/11/2025).

Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, dan dihadiri jajaran Dinas Pendidikan, akademisi, serta para pemangku kepentingan di bidang pendidikan.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan bahwa seminar ini sejalan dengan semangat Pemkab Tangerang dalam memperkuat kualitas pendidikan sejak usia dini hingga jenjang menengah.

“Kegiatan ini sejalan dengan semangat Pemerintah Daerah dalam memperkuat kualitas pendidikan, mulai dari perencanaan di usia dini hingga ke jenjang menengah, demi terciptanya ekosistem pendidikan yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan,” ujar Bupati.

Ia menegaskan, pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Karena itu, Pemkab Tangerang berkomitmen memperkuat kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun, yang mencakup pendidikan dari PAUD hingga SMA/SMK.

“Kebijakan ini tidak hanya menekankan pada perluasan akses, tetapi juga memastikan transisi setiap jenjang berjalan mulus, nyaman, dan bermakna bagi anak-anak kita,” jelasnya.

Bupati juga menyoroti pentingnya masa transisi dari prasekolah ke sekolah dasar sebagai fase penting pembentukan kemampuan sosial, emosional, dan spiritual anak. Menurutnya, pendekatan pendidikan di Kabupaten Tangerang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kemandirian siswa.

“Mari kita jadikan pendidikan sebagai pondasi bagi lahirnya generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Tangerang H. Mas Iman Kusnandar menegaskan kesiapan pihaknya menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat kebijakan wajib belajar tersebut.

“Dewan Pendidikan memiliki peran sebagai jembatan antara masyarakat dan pemerintah, memberikan masukan serta rekomendasi kebijakan yang konstruktif demi kemajuan dunia pendidikan di daerah,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan dunia usaha dalam mendukung proses transisi yang efektif bagi anak-anak.

“Kita ingin memastikan anak-anak di Kabupaten Tangerang belajar dengan gembira, berkarakter, dan tumbuh menjadi generasi yang siap menghadapi masa depan,” tambahnya.

 

Hnd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *