Example floating
Example floating
PeristiwaTNI / POLRI

Mayat Membusuk di Hutan Gunung Pasir Maja Teridentifikasi, Korban Lansia yang Sempat Dilaporkan Hilang

20
×

Mayat Membusuk di Hutan Gunung Pasir Maja Teridentifikasi, Korban Lansia yang Sempat Dilaporkan Hilang

Sebarkan artikel ini
polres majalengka ungkap ident 1772774680761 750x375 1

Majalengka, aksaraharian.com — Misteri penemuan sesosok mayat laki-laki dalam kondisi membusuk di kawasan hutan Gunung Pasir Maja akhirnya terungkap. Polisi memastikan jenazah tersebut adalah Tarmidi (81), seorang buruh harian lepas asal Desa Tenjolayar, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka.

Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi mengatakan identitas korban berhasil dipastikan setelah dilakukan proses identifikasi oleh tim kepolisian bersama keluarga korban.

“Berdasarkan laporan resmi yang kami terima pada Jumat (6/3/2026), jenazah tersebut adalah Sdr. Tarmidi yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak awal Februari,” ujar Rita.

Penemuan mayat itu bermula pada Selasa (3/3/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu seorang warga bernama Omo Sarma mendapat informasi dari pencari burung mengenai adanya bau menyengat di kawasan Gunung Pasir Maja, tepatnya di Blok Cikalapa RT 018 RW 006, Kelurahan Babakan Jawa, Kecamatan Majalengka.

Merasa curiga, saksi bersama sejumlah warga kemudian melakukan pengecekan ke lokasi dan menemukan sesosok mayat laki-laki dalam posisi telungkup dengan kondisi sudah membusuk di tengah kawasan hutan. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kelurahan dan Polsek Majalengka Kota.

Mendapat laporan itu, Kapolsek Majalengka Kota Iptu Piki Krismanto bersama tim Inafis Satreskrim Polres Majalengka, personel SPKT, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Munjul langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Jenazah kemudian dievakuasi bersama BPBD Kabupaten Majalengka dan dibawa ke RSUD Majalengka guna menjalani pemeriksaan forensik.

Hasil pemeriksaan tim medis menunjukkan kondisi jasad korban sudah mengalami pembusukan berat. Jaringan kulit dan otot di bagian kepala serta tubuh dilaporkan telah hilang lebih dari 75 persen. Beberapa bagian tulang juga ditemukan tidak utuh dengan luka tidak beraturan yang diduga akibat gigitan hewan liar.

Tim medis memperkirakan korban telah meninggal dunia lebih dari delapan hari sebelum ditemukan.

Proses identifikasi akhirnya menemukan titik terang setelah pihak keluarga datang ke RSUD Majalengka. Dari ciri-ciri pakaian yang masih melekat pada tubuh korban, yakni kaos kampanye partai politik dan peci, keluarga memastikan jenazah tersebut adalah Tarmidi.

Menurut keterangan keluarga, korban diketahui sudah pikun dan beberapa kali meninggalkan rumah tanpa kabar karena kondisi kesehatannya yang menurun.

Setelah proses identifikasi selesai, pihak keluarga memutuskan membawa jenazah untuk dimakamkan di pemakaman keluarga di Lingkungan Cibatu, Kelurahan Munjul.

Kapolres Majalengka menegaskan seluruh proses penanganan kasus ini berjalan aman dan kondusif. Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih memperhatikan anggota keluarga lanjut usia agar tidak tersesat, terutama di wilayah yang rawan seperti kawasan hutan.

“Kami mengimbau keluarga dan masyarakat agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap warga lanjut usia yang rentan tersesat,” pungkasnya.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *