Serang | aksaraharian.com – Gubernur Banten Andra Soni melepas sebanyak 990 peserta program mudik gratis yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. Sebanyak 22 bus diberangkatkan dari Alun-Alun Kota Serang menuju berbagai kota tujuan di Pulau Jawa dan Sumatra, Rabu(18/3/2026).
Program ini menjadi salah satu upaya Pemprov Banten dalam membantu masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman saat momentum Idulfitri 1447 Hijriah.
“Ini adalah kegiatan rutin yang kami laksanakan untuk menyediakan mudik gratis bagi masyarakat,” ujar Andra.
Selain memberangkatkan pemudik dari Banten, Pemprov juga menyiapkan empat bus khusus untuk menjemput mahasiswa asal Banten yang tengah menempuh pendidikan di Bandung dan Yogyakarta. Para mahasiswa tersebut telah tiba pada Sabtu (14/3) dan ikut dalam keberangkatan mudik gratis.
Andra berharap seluruh peserta dapat tiba di kampung halaman dengan selamat dan dapat berkumpul bersama keluarga saat Lebaran.
“Yang terpenting, peserta juga bisa kembali lagi ke Banten tanpa ada kekurangan satu pun,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Andra juga menyerahkan bingkisan secara simbolis dari Bank Banten kepada salah satu peserta. Selain itu, para pemudik mendapatkan fasilitas berupa kaus, menu berbuka puasa, hingga makan malam.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Banten, Tri Nurtopo, menjelaskan dari total 22 bus yang diberangkatkan, dua di antaranya merupakan hasil kerja sama dengan Jasa Raharja.
“Untuk jurusan Padang, kami bekerja sama dengan Jasa Raharja,” ujarnya.
Salah satu peserta, Tatang Permana (53), warga Cikande, mengaku bersyukur bisa mengikuti program tersebut. Ia menyebut biasanya menggunakan angkutan umum, namun tahun ini harga tiket mengalami kenaikan.
“Ini baru pertama kali saya ikut. Biasanya kami naik angkutan umum, tapi karena tiketnya lumayan tinggi, kami memilih ikut mudik gratis,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Khoirunnisa (44), warga Tangerang, yang mudik bersama keluarga ke Padang, Sumatra Barat. Menurutnya, program ini sangat membantu meringankan beban biaya perjalanan.
“Kalau ongkos umum sekarang sekitar Rp900 ribu per orang sekali jalan, belum makan. Dengan mudik gratis ini, semuanya difasilitasi,” katanya.
Ia pun berharap program serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahun untuk membantu masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah.
(Red)













