Example floating
Example floating
News

Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026, Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Pembangunan Inklusif

18
×

Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026, Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Pembangunan Inklusif

Sebarkan artikel ini
file 1772629708561 IMG 8622

Bogor, aksaraharian.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas Tahun 2026 di Ruang Rapat Serbaguna I Setda, Cibinong, Rabu (4/3/26).

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan perempuan, anak, dan penyandang disabilitas mendapatkan ruang partisipasi yang setara dan berkeadilan dalam proses pembangunan.

Mewakili Bupati Bogor, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) Zaenal Ashari menyampaikan bahwa forum tersebut merupakan bagian penting dalam tahapan perencanaan pembangunan daerah.

“Forum ini merupakan bagian penting dari proses perencanaan pembangunan daerah, sebagai bentuk komitmen kita untuk memastikan bahwa perempuan, anak, dan penyandang disabilitas memperoleh ruang partisipasi yang setara dan berkeadilan,” ujar Zaenal saat membacakan arahan Bupati Bogor.

Ia menegaskan, dalam praktik pembangunan selama ini kepentingan dan kebutuhan perempuan, anak, serta penyandang disabilitas masih kerap terabaikan. Padahal, ketiga kelompok tersebut bukan hanya objek pembangunan, melainkan subjek yang memiliki perspektif, pengalaman, dan kontribusi penting bagi kemajuan daerah.

Karena itu, Bupati Bogor menekankan agar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan kebutuhan dan aspirasi dengan program pembangunan yang responsif gender, ramah anak, dan mengedepankan inklusivitas.

Zaenal juga menyampaikan bahwa isu pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, serta pemenuhan hak penyandang disabilitas harus menjadi prioritas pembangunan daerah. Seluruh masukan dari forum ini diharapkan terintegrasi secara substantif dalam dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Bogor Tahun 2027.

Ia meminta seluruh perangkat daerah tidak sekadar hadir secara administratif, tetapi benar-benar memahami dan menindaklanjuti setiap usulan yang disampaikan.

Selain itu, organisasi perempuan, Forum Anak, kelompok disabilitas, dan kalangan akademisi diharapkan menyampaikan aspirasi secara terbuka, konstruktif, serta berbasis kebutuhan riil di lapangan. Dengan demikian, forum ini tidak hanya menghasilkan daftar usulan, tetapi menjadi fondasi kebijakan yang lebih sensitif gender, ramah anak, dan inklusif.

“Demi mewujudkan pembangunan di Kabupaten Bogor yang lebih adil dan berkelanjutan bagi seluruh warga tanpa terkecuali,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Bogor juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, seluruh perangkat daerah terkait, akademisi, organisasi perempuan, Forum Anak, kelompok disabilitas, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan dan mendukung program strategis pembangunan daerah.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *