Tangerang, aksaraharian.com – Moch. Maesyal Rasyid mengapresiasi aksi nyata gerakan pengentasan kemiskinan melalui program rekrutmen driver Shopee yang digagas Yayasan Kawan Muda 17 bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang, BPJS Ketenagakerjaan dan Shopee Indonesia.
Apresiasi tersebut disampaikan Bupati saat membuka kegiatan bertajuk “Langkah Berdaya dan Terlindungi: Gerakan Pengentasan Kemiskinan Melalui Rekrutmen Driver Shopee” di Gedung Serbaguna (GSG) Kecamatan Kosambi, Jumat (27/2/2026).
“Alhamdulillah, atas nama pemerintah daerah kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Shopee, BPJS Ketenagakerjaan, khususnya Yayasan Kawan Muda 17 yang terus berkiprah membantu masyarakat Kabupaten Tangerang,” ujar Bupati Maesyal Rasyid dalam sambutannya.
Menurutnya, program tersebut memberikan kontribusi nyata dalam upaya menekan angka pengangguran di Kabupaten Tangerang. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan organisasi masyarakat menjadi langkah strategis dalam membuka akses lapangan kerja bagi warga.
“Program ini sangat bagus dan memberikan kontribusi terhadap upaya menurunkan tingkat pengangguran di Kabupaten Tangerang,” tegasnya.
Ia menambahkan, model rekrutmen seperti ini dapat dijadikan percontohan (role model) untuk pengisian lowongan kerja pada program-program serupa di masa mendatang.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 100 warga Kecamatan Kosambi direkrut menjadi driver Shopee hingga pukul 15.00 WIB. Para peserta yang lolos seleksi akan bekerja sebagai mitra driver Shopee di wilayah Kabupaten Tangerang.
Bupati berharap program serupa dapat diperluas ke kecamatan lainnya agar semakin banyak masyarakat yang memperoleh pekerjaan dan penghasilan tetap.
“Pihak Shopee telah membuka peluang kerja seluas-luasnya. Hari ini khusus Kecamatan Kosambi sebanyak 100 orang direkrut untuk menjadi driver Shopee di wilayah Kabupaten Tangerang,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Kawan Muda 17, Herdiansyah, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen pihaknya membantu pemerintah dalam pengentasan kemiskinan sekaligus mendukung penurunan angka stunting.
“Kegiatan ini adalah langkah konkret Kawan Muda 17 dalam membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan. Kecamatan Kosambi juga termasuk wilayah dengan lokus stunting yang cukup tinggi,” jelasnya.
Ia berharap kolaborasi tersebut dapat menginspirasi pihak swasta dan pelaku usaha lainnya untuk tidak hanya berorientasi pada pengembangan bisnis, tetapi juga turut melibatkan serta memberdayakan masyarakat sekitar.
“Semua pihak boleh berinvestasi, baik swasta maupun BUMN, tetapi jangan lupa masyarakat kita juga harus diperhatikan,” tandasnya.
(Hnd)













