Example floating
Example floating
News

Bupati Tangerang Lepas Elzeds FC ke Liga Soeratin U-13 Seri Nasional, Wakili Banten di Bandung

×

Bupati Tangerang Lepas Elzeds FC ke Liga Soeratin U-13 Seri Nasional, Wakili Banten di Bandung

Sebarkan artikel ini
berita cda0f3f5 162c 4aac b572 511b63d7016e

Tangerang, aksaraharian.com – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, melepas tim Elzeds FC Kabupaten Tangerang yang akan berlaga di Liga Soeratin U-13 Seri Nasional di Bandung, Jawa Barat. Tim tersebut akan mewakili Provinsi Banten setelah berhasil menjuarai kompetisi tingkat provinsi.

Pelepasan berlangsung di Kantor PSSI Askab Kabupaten Tangerang, kawasan Indomilk Stadium, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Jumat (2/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Maesyal Rasyid menyampaikan rasa bangga atas pencapaian para pemain muda Elzeds FC yang berhasil menunjukkan kemampuan terbaik hingga meraih gelar juara tingkat Provinsi Banten dan melaju ke kompetisi nasional.

“Saya sangat senang dan bangga bisa melepas anak-anak dari Kabupaten Tangerang untuk berlaga di tingkat nasional di Liga Soeratin mewakili Provinsi Banten,” ujar Maesyal.

Ia berpesan agar seluruh pemain menjaga nama baik Kabupaten Tangerang dan Provinsi Banten selama mengikuti kompetisi. Para pemain juga diminta untuk terus berlatih, menjaga kepercayaan diri, serta mengerahkan kemampuan terbaik dalam setiap pertandingan.

“Kalian harus jaga nama baik Kabupaten Tangerang, nama baik Provinsi Banten. Tetap semangat, lakukan yang terbaik supaya setiap pertandingan bisa terus menang,” pesannya.

Maesyal juga mengingatkan para pemain untuk menjunjung tinggi nilai fair play dan sportivitas. Menurutnya, keberhasilan dalam olahraga tidak hanya ditentukan oleh kemenangan, tetapi juga oleh karakter, kedisiplinan, dan sikap yang ditunjukkan selama bertanding.

Ia berharap Elzeds FC mampu meraih hasil maksimal sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Tangerang dan Provinsi Banten di kancah nasional.

“Kami doakan anak-anakku yang berlaga ini bisa membawa hasil maksimal dan mengharumkan nama Kabupaten Tangerang dan Provinsi Banten di tingkat nasional,” tuturnya.

Lebih lanjut, Maesyal berharap pembinaan sepak bola usia dini di Kabupaten Tangerang dapat terus melahirkan pemain-pemain berbakat yang berkesempatan memperkuat klub profesional, termasuk Persita Tangerang, hingga Tim Nasional Indonesia.

“Saya yakin akan lahir pemain-pemain yang bisa mewakili Indonesia, bermain di Persita, bahkan di Liga 1 dan tingkat nasional lainnya,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan Elzeds FC, Almeida Andes Sudrajat, menjelaskan bahwa keberhasilan timnya melaju ke seri nasional berawal dari pencapaian sebagai juara Piala Bupati Tangerang. Prestasi tersebut menjadi modal untuk melanjutkan perjuangan di tingkat Provinsi Banten hingga akhirnya keluar sebagai juara.

“Awalnya kita menjuarai Piala Bupati, kemudian masuk seri provinsi. Alhamdulillah kita berhasil mengalahkan lawan-lawan dan menjadi juara seri provinsi. Akhirnya kita mewakili Banten di seri nasional Soeratin,” ungkap Almeida.

Ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Tangerang terhadap pengembangan sepak bola usia dini, terutama melalui penyediaan fasilitas olahraga yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan latihan dan pembinaan atlet muda.

Menurut Almeida, dukungan tersebut turut membantu perkembangan Elzeds FC yang baru berdiri sekitar satu setengah tahun, tetapi telah mampu menorehkan prestasi hingga tingkat provinsi dan memperoleh kesempatan tampil di kompetisi nasional.

“Alhamdulillah kita disupport pihak Kabupaten dari awal berdiri. Kita diberikan fasilitas untuk berlatih. Sekarang kita berada di posisi nomor satu di Banten dan akan mewakili Banten di seri nasional,” katanya.

Almeida menambahkan, saat ini Elzeds FC memiliki sekitar 150 siswa berusia 4 hingga 13 tahun. Program pembinaan tersebut menjadi salah satu upaya untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak di Kabupaten Tangerang dan Provinsi Banten dalam mengembangkan minat serta bakat di bidang sepak bola.

Ia menilai ketersediaan fasilitas olahraga di Kabupaten Tangerang menjadi faktor pendukung penting bagi perkembangan atlet usia dini. Menurutnya, fasilitas stadion mini yang tersebar di sejumlah wilayah dapat dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan olahraga masyarakat sekaligus pembinaan pemain muda.

“Di Kabupaten Tangerang fasilitasnya sangat mendukung. Kami bisa menggunakan Stadion Mini Cisauk dan Kelapa Dua untuk latihan 4–5 kali seminggu. Rumputnya memadai, bahkan ada yang sudah sintetis dan beberapa fasilitas juga sudah dilengkapi lampu,” jelasnya.

Ia berharap dukungan pemerintah daerah, PSSI, dan masyarakat terhadap pembinaan sepak bola usia dini dapat terus ditingkatkan. Dengan begitu, semakin banyak anak-anak yang memperoleh kesempatan mengembangkan kemampuan dan meraih cita-cita sebagai pesepak bola profesional.

“Tidak ada lagi alasan anak-anak Indonesia untuk tidak menjadi pesepak bola karena fasilitasnya sudah ada, masyarakat mendukung, PSSI mendukung, pemerintah daerah mendukung. Kita benar-benar mulai dari bawah dan sekarang bisa sampai di tingkat satu Banten,” pungkasnya.

Keikutsertaan Elzeds FC dalam Liga Soeratin U-13 Seri Nasional menjadi kesempatan bagi para pemain muda untuk menambah pengalaman bertanding, mengasah kemampuan, serta membawa nama Provinsi Banten dalam persaingan sepak bola usia dini di tingkat nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *