Cianjur, aksaraharian.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Mande masih menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa Kademangan, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur. Kedua bocah berusia sekitar tujuh tahun itu ditemukan dalam keadaan selamat setelah sempat dibawa oleh orang yang belum diketahui identitasnya pada Selasa (28/7/2026).
Kapolsek Mande AKP Eriyanto mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB usai jam pulang sekolah. Saat itu para wali murid masih berada di lingkungan sekolah, sedangkan kedua siswa yang rumahnya berada di belakang sekolah berjalan pulang seperti biasa.
Di tengah perjalanan, keduanya didatangi oleh seorang yang tidak dikenal dan diajak naik ke sebuah mobil. Tanpa curiga, kedua anak itu mengikuti ajakan tersebut.
“Di tengah perjalanan mereka diajak oleh orang yang tidak dikenal untuk naik ke mobil dan keduanya ikut,” ujar AKP Eriyanto, Kamis (30/7/2026).
Menurutnya, selama berada di dalam kendaraan salah seorang korban terus menangis. Polisi menduga tangisan tersebut membuat orang yang membawa mereka akhirnya menurunkan kedua anak di kawasan persawahan Kampung Sukamantri, Kecamatan Karangtengah.
Setelah diturunkan, kedua korban berjalan kaki hingga bertemu warga. Kepada warga, mereka mengaku hendak pulang ke Kampung Cibalagung. Warga kemudian mengamankan keduanya, memotret mereka, dan menyebarkan informasi melalui media sosial serta grup percakapan warga.
Informasi tersebut akhirnya sampai kepada keluarga korban yang kemudian menjemput kedua anak sekitar pukul 16.00 WIB.
“Hasil pemeriksaan sementara, kedua anak dalam kondisi sehat dan tidak mengalami luka maupun kekerasan. Dari keterangan korban, mereka hanya diajak jalan-jalan, tidak ada iming-iming uang ataupun pemberian lainnya,” kata Eriyanto.
Meski demikian, proses penyelidikan masih menghadapi kendala. Kedua korban yang masih duduk di bangku kelas I sekolah dasar belum mampu memberikan keterangan secara rinci mengenai identitas maupun ciri-ciri orang yang diduga membawa mereka.
“Korban masih kelas satu SD sehingga belum bisa menjelaskan identitas ataupun ciri-ciri pelaku secara jelas,” ujarnya.
Selain itu, hingga Kamis (30/7/2026), penyidik juga belum menemukan saksi yang melihat langsung saat kedua anak tersebut naik ke dalam kendaraan.
“Sampai saat ini belum ada saksi yang melihat secara langsung proses anak-anak tersebut naik ke mobil. Kami masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap pelaku dan motif kejadian,” tambahnya.
Sebagai langkah pencegahan, Polsek Mande mendatangi SDN Cibalagung untuk memberikan edukasi kepada siswa, guru, dan orang tua menyusul beredarnya informasi dugaan percobaan penculikan tersebut.
Polisi mengimbau para siswa agar tidak mudah mengikuti ajakan orang yang tidak dikenal. Sementara itu, orang tua diminta meningkatkan pengawasan terhadap anak, terutama saat jam pulang sekolah. Pihak sekolah juga diminta memperkuat pengawasan dan komunikasi dengan orang tua guna mencegah kejadian serupa.
Hingga kini, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Polisi terus mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri berbagai petunjuk untuk mengungkap identitas orang yang diduga membawa kedua siswa tersebut.
(Bet)













