TANGERANG, aksaraharian.com — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi kepada SMK dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Gyokai Indonesia Kompeten yang dinilai tidak hanya fokus mencetak tenaga kerja terampil, tetapi juga aktif membangun nilai-nilai keagamaan dan moral bagi para siswanya.
Apresiasi tersebut disampaikan saat menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di lingkungan LPK dan SMK Gyokai Indonesia Kompeten, Kecamatan Cisoka, Senin (9/2/2026).
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang menyampaikan apresiasi kepada SMK Gyokai Indonesia Kompeten yang tidak hanya berperan sebagai lembaga pelatihan kerja, tetapi juga aktif membangun nilai-nilai keagamaan dan moral melalui kegiatan seperti peringatan Isra Mi’raj ini,” ujar Maesyal.
Menurutnya, peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat keimanan, kedisiplinan, dan tanggung jawab, terutama melalui perintah salat sebagai fondasi kehidupan seorang muslim.
Ia menilai nilai-nilai spiritual tersebut sangat relevan diterapkan dalam dunia pendidikan dan pelatihan kerja di tengah tantangan global saat ini.
“Nilai-nilai itu sangat relevan dengan kehidupan kita sehari-hari, termasuk dalam dunia pendidikan dan pelatihan kerja di era global,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Maesyal juga menyoroti kontribusi nyata LPK dan SMK Gyokai dalam membantu pemerintah daerah menyiapkan lulusan siap kerja. Sekolah tersebut diketahui telah menjalin kerja sama dengan sekitar 50 perusahaan untuk penyaluran tenaga kerja.
“Tempat pelatihan kerja ini sangat membantu pemerintah daerah dalam mencerdaskan bangsa sekaligus membuka peluang lapangan pekerjaan. Tadi dilaporkan sudah bekerja sama dengan sekitar 50 perusahaan,” jelasnya.
Selain penguatan pendidikan vokasi, Pemkab Tangerang juga terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program pendidikan tinggi gratis. Hingga saat ini, sebanyak 235 mahasiswa dari keluarga kurang mampu telah difasilitasi melalui Program Beasiswa Tangerang Gemilang untuk menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri.
“Keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi penghalang anak-anak Kabupaten Tangerang untuk mengenyam pendidikan tinggi. Kami ingin memastikan semua punya kesempatan yang sama untuk sukses,” tegas Maesyal.
Beasiswa tersebut mencakup biaya pendidikan penuh hingga lulus, bantuan biaya hidup, fasilitas pendukung, hingga biaya keberangkatan bagi mahasiswa yang kuliah di luar negeri.
Ia pun mengajak generasi muda berprestasi dari keluarga kurang mampu untuk memanfaatkan program tersebut.
“Melalui momentum ini, kami menegaskan arah pembangunan yang menyeluruh, memperkuat nilai keagamaan sekaligus memperluas akses pendidikan gratis, demi melahirkan generasi yang religius, berilmu, dan siap membangun Kabupaten Tangerang menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
(Hnd)













