Example floating
Example floating
Daearah

Bupati Rudy Susmanto Percepat Pemerataan Infrastruktur di Kabupaten Bogor

9
×

Bupati Rudy Susmanto Percepat Pemerataan Infrastruktur di Kabupaten Bogor

Sebarkan artikel ini

Cibinong, aksaraharian.com — Pemerataan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bogor terus digenjot di bawah kepemimpinan Bupati Bogor, Rudy Susmanto. Tidak hanya terpusat di wilayah Cibinong sebagai pusat pemerintahan, Pemkab Bogor kini memperluas percepatan pembangunan ke Bogor Barat, Timur, Selatan, hingga Utara. Fokus utama diarahkan pada peningkatan konektivitas antarwilayah sebagai upaya mendukung mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Bupati Rudy menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus berlangsung merata dan terintegrasi. Salah satu proyek strategis yang kini memasuki tahap persiapan adalah pembangunan Jalan Tawasul di wilayah selatan yang direncanakan mulai dikerjakan pada 2026.

“Jalan Tawasul atau jalur Telaga Warna–Sentul akan menjadi alternatif menuju Puncak. Ini penting untuk membuka akses baru dan mengurai kepadatan,” kata Rudy.

Ia menuturkan, percepatan pembangunan sejumlah ruas jalan kabupaten dilakukan melalui skema kolaborasi antara Pemkab Bogor dan pelaku usaha, terutama di kawasan selatan. Penataan awal akan dimulai dari Ciawi–Gadog hingga Pasir Muncang, dengan dukungan aktif sektor pariwisata dan dunia usaha.

“Ada pelaku usaha yang bahkan menawarkan skema patungan tanpa menggunakan APBD, sehingga pembangunan bisa berjalan lebih cepat,” ujarnya.

Selain Jalan Tawasul, Pemkab Bogor juga menyiapkan penataan ruas Pasir Muncang–Gadog–Rainbow Hills, termasuk pelebaran akses serta perbaikan Jembatan Gadog. Jalur tersebut dirancang untuk terhubung langsung dengan koridor Tawasul hingga Sentul, Megamendung, dan Cisarua. Proyek ini diperkirakan dapat dimulai tahun depan karena tidak memerlukan proses pembebasan lahan.

Di sisi lain, Pemkab Bogor juga tengah berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Barat terkait pembangunan Jalur Khusus Angkutan Barang dan Tambang dari Cigudeg hingga Rumpin. Sementara itu, Pemprov Jawa Barat dijadwalkan memulai pembangunan Jalur Puncak II pada 2026.

“Ini contoh gotong royong pembangunan. Ketika kewenangan pusat diambil alih provinsi dan disinergikan dengan Taman Nasional, semua kita lakukan demi percepatan pembangunan,” ujar Rudy.

Pemkab Bogor juga terus memprioritaskan pembangunan Jalan Rancabungur dan Leuwiliang. Saat ini proses yang berjalan mencakup pembebasan lahan, penetapan rasio jalan, serta komunikasi intensif dengan para pemilik lahan.

“Kami memastikan seluruh tahapan terus berjalan dan ditargetkan rampung dalam beberapa tahun ke depan,” tegas Bupati Rudy.

 

 

Source : Diskominfo Kab. Bogor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *