Example floating
Example floating
News

500 Guru Ngaji di Pesisir Utara Tangerang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dari Pemkab dan PIK 2

18
×

500 Guru Ngaji di Pesisir Utara Tangerang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dari Pemkab dan PIK 2

Sebarkan artikel ini

Tangerang, aksaraharian.com — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyerahkan bantuan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan kepada 500 guru ngaji yang tersebar di lima kecamatan wilayah pesisir utara Kabupaten Tangerang, yakni Kecamatan Mauk, Kosambi, Pakuhaji, Teluk Naga, dan Sukadiri. Penyerahan bantuan tersebut dipusatkan di Aula Kecamatan Mauk, Jumat (13/2/26).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa guru ngaji merupakan bagian dari kelompok pekerja rentan yang selama ini mengabdikan diri untuk masyarakat tanpa mengenal waktu, namun belum seluruhnya mendapatkan jaminan perlindungan kerja.

“Alhamdulillah sekarang BPJS dan juga PIK 2 menjamin ini BPJS 500 guru ngaji. Dijamin BPJS-nya karena guru-guru ngaji itu termasuk kelompok rentan. Kerja terus, ngajar ngaji terus enggak kenal waktu tapi belum dijamin,” ujar Maesyal Rasyid.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Tangerang telah mengalokasikan anggaran perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi 500 ribu pekerja rentan di berbagai sektor. Penerima manfaat tersebut mencakup guru ngaji, nelayan, tukang becak, sopir angkot, hingga tukang ojek.

“Pemda baru mampu untuk 500.000 orang. Kalau semuanya dijamin, nanti Pemda enggak bisa bangun jalan, jembatan, sekolah, puskesmas. Jadi dibagi-bagi. Nah sekarang PIK membantu dengan 500 orang. Nggak apa-apa, yang penting bisa berbagi dan membantu masyarakat kita,” jelasnya.

Bupati juga mengapresiasi kontribusi pihak ketiga, termasuk PIK 2, yang dinilai telah berperan aktif dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Tangerang. Bantuan yang diberikan tidak hanya dalam bentuk perlindungan ketenagakerjaan, tetapi juga pembangunan infrastruktur jalan, sarana olahraga, koperasi desa, program bedah rumah, hingga bantuan sosial bagi masyarakat.

Ia berharap, kolaborasi tersebut dapat terus diperluas sehingga perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bisa menjangkau lebih banyak pekerja rentan, khususnya di wilayah pesisir utara.

“Saya berharap ini bisa terus berkembang, bukan buat guru ngaji saja. Nanti dibantu juga nelayan-nelayan kami, tukang becak di sini, supaya ini memberikan keberkahan buat masyarakat kami,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Maesyal Rasyid turut menyampaikan apresiasi kepada BPJS Ketenagakerjaan yang menyelenggarakan pelatihan keterampilan tata rias (make-up) secara gratis bagi masyarakat. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas serta membuka peluang ekonomi baru bagi warga.

“Terima kasih juga hari ini dilaksanakan pelatihan make-up. Mudah-mudahan masyarakat kami keterampilannya tinggi, bisa merias, bisa make-up, supaya nanti ada kerjaannya. Semoga bantuan ini membawa manfaat dan keberkahan bagi masyarakat Kabupaten Tangerang,” tandasnya.

(Hnd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *